Archive for the ‘accounting’ Category

Financial Plan Sedari Dini


Hidup di dunia merupakan misteri, hanya yang di Atas yang Maha Mengetahui rahasia dibalik hidup ini apakah kita akan sakit di usia produktif, mendapat musibah, PHK, sampai yang terakhir dipanggil menghadap Nya. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita mempersiapkan perencanaan keuangan sebaik mungkin agar tercapainya kehidupan yang nyaman bagi kita & keluarga.

Ada baiknya sebelum kita membahas lebih lanjut, kita perlu mengetahui apa itu financial planning secara umum? Financial planning dapat dikatakan juga Budgeting, yaitu membuat anggaran akan biaya dan income di masa yang akan datang seperti penyewaan, pembelian rumah, tabungan dll. Perencanaan ini dapat berupa investasi dalam berbagai macam portofolio.

Financial Planning merupakan salah satu topic yang sangat penting yang pernah kita pelajari, financial plan yang buruk dapat menyebabkan kita homeless, financial plan yang baik dapat memberikan kita dan keluarga kehidupan yang nyaman.

Financial planning terdengar rumit, tapi saya mencoba membahasnya secara simple akan tetapi penting untuk di terapkan dalam kehidupan, siapapun orangnya berapapun umurnya. Tentunya bahasan ini tidak mutlak harus serupa pada semua orang, karena tiap orang punya pilihan hidup sendiri- sendiri juga memiliki kemampuan dan target hidup yang berbeda-beda. Sehingga kita bisa memodifikasi nya dan membuat asumsi sesuai pribadi masing-masing.

Hal-hal yang utama dalam membuat Financial Planning:

  1. Menentukan Tujuan Hidup ( Life Goals)

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa target hidup kita, ada baiknya Kita tulis target itu pada pikiran kita atau pada selembar kertas jika kita takut lupa. Bayangkan rumah seperti apa yang kita inginkan, Pendidikan yang sebaik apa untuk anak-anak, Seberapa banyak tabungan yang ingin kita simpan, seberapa besar zakat yang ingin kita keluarkan, seberapa banyak saudara yang dapat kita bantu. Impikan segalanya, karena mimpi itu gratis hehehe.. Jangan pelit untuk bermimpi tetapkan cita-cita sebaik-baiknya dan berusahalah mencapainya.

 Yang harus diperhatikan pada tujuan hidup kita:

–          Pendidikan

Saat kita masih muda dan sudah memiliki penghasilan, apakah kita perlu melanjutkan ke S2, S3 atau cukup S1 saja.  Saat berkeluarga kita ingin anak kita bersekolah sampai jenjang apa dan sebaik apa dan dimana.

–          Pekerjaan

Apa jenis pekerjaan yang kita inginkan: bekerja kantoran 8-5 , ingin menjadi PNS, menjadi wirausaha, ingin memiliki passive income?

–          Gaya Hidup

Bagaimana kita ingin menjalani hidup.. Apakah mengisi kehidupan dengan bekerja, atau hidup santai menikmati hobby dan berbagai aktivitas. Mobil yang ingin kita miliki, high tech life style atau traditional life style

–          Tempat Tinggal

Dimana kita ingin tinggal di desa, kota, pinggiran. Setelah kita sudah mendapatkan lokasi, jangan lupa berapa besar rumah yang ingin dimiliki karena semuanya berpengaruh pada berapa anggaran yang harus kita siapkan untuk tempat tinggal.

–          Saat Tidak Ada Penghasilan

Kita perlu juga memperhitungkan, dimana kita akan hidup saat tidak memiliki penghasilan. Apakah menumpang di rumah orang tua atau saudara atau yang lainnya. Alangkah baiknya jika kita memiliki tabungan yang likuid dalam jangka waktu tertentu untuk mengamankan kehidupan kita.  Misal: tiba-tiba perusahaan tempat bekerja harus mem PHK 50% karyawan, kita termasuk didalamnya. Karena kita sudah mengalokasikan tabungan untuk biaya hidup 6 bulan kedepan, kita masih memiliki waktu untuk mencari pekerjaan lainnya, tanpa harus kehabisan uang.     

–          Asuransi

Salah satu yang pasti dalam hidup adalah tidak ada yang pasti dalam hidup. Kita harus mengasuransikan diri untuk hal yang terburuk. Asuransi adalah hal yang sangat penting dalam financial planning, karena setiap financial plan harus memiliki alokasi anggaran untuk asuransi.

           2. Rencanakan Pendapatan

Tentu saja Financial planning bukan hanya sekedar impian, akan tetapi pendapatan juga menjadi poin utama didalamnya karena kita harus memiliki pendapatan/  income untuk merealisasikan impian kita.

Beberapa bentuk sumber penghasilan:

–          Karir

Kuliah lalu Bekerja sebagai karyawan di Perusahaan orang lain, bekerja dengan tekun dan ulet kunci sebagai keberhasilan karyawan dan bisa mencapai karir yang sukses sesuai target yang di rencanakan.

–          Business Owner

Memiliki usaha sendiri menjadi impian banyak orang, sangat mungkin dilakukan oleh semua orang. Baik skala kecil maupun besar.

–          Investasi

Investasi merupakan hal yang sangat baik untuk menambah kekayaan, jika kita memiliki uang yang menganggur lebih baik di investasikan. Bentuk investasi bisa bermacam-macam dari yang low risk (low return) sampai high risk (high return) contohnya: deposito, emas, tanah, asuransi unit link, property, valas, saham dan lain sebagainya.

Tentu saja masih banyak lagi sumber-sumber penghasilan yang dapat diperoleh, dibanding hanya bergantung pada gaji bulanan sebagai karyawan. Beberapa dari kita perlu membuat usaha penyewaan rumah, penyewan kos-kosan, penyewaan apartemen, menulis artikel/buku, menjadi photographer, menjadi developer, mengajar dan lainnya. Tentu saja, karena banyak cara untuk menghasilkan uang, pikirkan lah dengan baik adakah cara yang paling cocok untuk kita untuk menambah penghasilan?

        3. Membuat Financial Plan

–          Buat Target per jangka waktu

Membuat target misal 5 th kedepan ingin menjadi apa, 10 th kedepan, 15 th kedepan dst. Faktor-faktor dibawah ini sebagai criteria yang harus dicapai untuk mewujudkan target :

  • Telaah kebutuhan Hidup Utama

Kebutuhan hidup saat ini + 6% inflasi per th. Jangan lupa masukkan biaya asuransi dan anggaran tabungan dana pensiun ke biaya hidup ini.

  • Kebutuhan Hidup utk Have Fun

Hitung juga kebutuhan hidup untuk hal 2 yang bersifat Luxurious. Contoh Rumah yang bagus, Mobil yang bagus, pendidikan yang berkualitas.

Jumlahkan kebutuhan hidup bulanan, dan sisihkan tabungan untuk kebutuhan hidup have fun. Jangan lupa sisihkan juga tabungan anda untuk dana cadangan 6 bulan (sewaktu-waktu terdapat hal-hal yang menyebabkan income berhenti) kita masih memiliki dana cadangan untuk hidup sambil mencari peluang lain untuk mendapatkan penghasilan.

  • Tetapkan Income Strategy

Hal termudah untuk menghitung penghasilan adalah Gaji yang kita peroleh. Jika penghasilan yang kita miliki saat ini belum mencukupi target kebutuhan hidup kita, ada baiknya kita mencoba peluang lain untuk mendapatkan penghasilan. Kita juga dapat menambah penghasilan dari berbagai sumber lainnya ex. Internet marketing, online shop, pedagang, atau bisa juga hobby kita yang dapat menghasilkan uang seperti fotography dan masih banyak lagi peluang untuk mendapatkan rezeki.

  • Rencanakan Investasi

Investasi dapat melindungi kekayaan kita dari pengaruh Inflasi, dibanding hanya menyimpan uang kas yang tidur. Contoh investasi yang bisa kita lakukan tanah, emas, property, obligasi Negara (ORI), Saham, Valas dll. Pastikan kita memahami apa yang kita investasikan. Melakukan diversifikasi investasi adalah hal yang baik, disaat salah satu investasi sedang menurun kinerjanya, bisa tertutupi oleh peningkatan hasil dari investasi lainnya. Investasi yang paling saya sukai adalah Tanah & Emas, walaupun investasi ini sifatnya jangka panjang akan tetapi nilainya tidak pernah turun. Emas tidak bisa membuat kita menjadi kaya raya, akan tetapi emas dapat menjaga kita agar tetap kaya. Tanah adalah asset yang tidak ada nilai depresiasinya, semakin baik lokasinya siap2 saja menjadi kaya hehehe.

 Ingat-ingatlah cost & income yang mungkin terjadi dalam pencapaian target kita.. Walaupun sulit rasanya untung menghitung segala sesuatunya dengan pasti, akan tetapi optimislah kita dapat mencapai apa yang kita cita-citakan.

 Kunci membuat Financial Planning yang baik

Membuat financial planning adalah hal yang tidak sulit, tetapi butuh rasionalitas & kreatifitas. Kita harus realistis untuk menilai situasi kita saat ini, kreatif melihat apa yang mungkin kita capai, dan memiliki integritas untuk mengikuti rencana yang sudah kita buat dengan disiplin ( hal ini lah yang tersulit).

Financial planning bukan lah tentang bagaimana mendapatkan uang sebanyak-banyaknya untuk mencapai kebahagiaan, akan tetapi bagaimana kita merubah hidup kita sesuai apa yang kita harapkan dalam hidup “Kebahagiaan”. Jika financial plan yang kita buat tidak membantu kita menggapai kenyamanan financial, maka financial plan kita gagal. Walaupun kita milyoner akan tetapi kita tidak tau mau diapakan uang kita, maka financial plan kita gagal..

Quote dari  Ayn Rand:

“Money is only a tool. It will take you wherever you wish, but it will not replace you as the driver. It will give you the means for the satisfaction of your desires, but it will not provide you with desires.”

 

 

  Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Financial_plan

http://learnfinancialplanning.com/how-to-write-a-financial-plan/

Modal Bisnis Laundry Kiloan


 Kebutuhan Bisnis Laundry  Kecil   Sedang 
 Biaya Tetap         
 Sewa tempat   rumah sendiri                 –    sewa +/- 1 th (bervariasi)   4,000,000
         
 Peralatan          
 Mesin Cuci kapasitas 5-7 kg ( cicilan)   /bln 1 unit Electrolux (2th)         292,000  /bln 2 unit Electrolux (2th)      584,000
 Setrika   2 unit          140,000  3 unit Phillips      450,000
 Pengering  ( cicilan)   sinar matahari                 –    /bln 1 unit Electrolux/ Modena (2th)      292,000
 timbangan   1 unit         100,000  1 unit      100,000
  Kendaraan/ Motor  ( cicilan)   milik sendiri                 –    Cicilan /bln      350,000
 Total Biaya Tetap            532,000    5,776,000
         
 Biaya Variabel         
         
 Bahan Baku         
 Sabun 900 gr @35000 utk 60 kg baju   10 bh         350,000  20 bh      700,000
 Pewangi 1L @ 15000   10 bh           15,000  20 bh        30,000
 Plastik    1 paket           50,000  2 paket       100,000
         
 ATK             50,000       100,000
         
 Promosi           200,000       300,000
         
 bensin   30 hari @ 5.000         150,000  30 hari @ 10.000      300,000
         
 Telepon             50,000         75,000
         
 Listrik           200,000       400,000
         
 Biaya lain-lain           100,000       200,000
         
 Maintenance           150,000       300,000
         
 Tenaga kerja @500.000   2 orang      1,000,000  3 orang   1,500,000
 Total Biaya Variabel        2,315,000    4,005,000
         
 Total Modal Awal        2,847,000    9,781,000
 Target order tiap hari mencapai                                   20 kg     
 Estimasi order  1 bulan                  = 30 x 20 kg    =  600 kg     
     
 Target Pendapatan                        = 600 kg x Rp 5000       3,000,000  
 Biaya Bulanan       
 Biaya Variabel                        2,315,000    
 Biaya tetap yang dicicil                           292,000    
 Total biaya yang dikeluarkan per bulan      2,607,000  
 Laba per bulan          393,000
 Target order tiap hari mencapai                                   40 kg     
 Estimasi order  1 bulan                    = 30 x 40 kg =  1200 kg     
                                 
 Target Pendapatan  = 1200 kg x Rp 5000       6,000,000  
 Biaya Variabel                        4,005,000    
 Biaya tetap yang dicicil                        1,226,000    
        5,231,000  
 Laba per bulan        769,000
 Selanjutnya, coba kita analisis kelayakan bisnis ini secara sederhana dari hasil hitungan diatas 
       
 Return On Investment (ROI) merupakan alat pengukuran prestasi yang digunakan untuk menilai

seberapa besar tingkat pengembalian yang dapat diperoleh dari investasi bisnis laundry kiloan ini,

jika nilai positif (+) maka bisnis ini menguntungkan 

 

 sedangkan Payback Periode (PP) digunakan untuk menghitung periode yang diperlukan untuk menutup

kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan cash flow.  

       
 Modal Kecil 
 ROI = (Laba/ Investasi) X 100%                      
  (393.000 / 2.847.000) X 100%          =   13.80%    
       
 Payback Period ( Investasi/Laba)                    
PP = (2.847.000 / 393.000)               =                                8 bulan     
 dan dalam 2 thn kedepan asset akan bertambah berupa mesin cuci senilai 5 jutaan  
       
 Modal Sedang 
 ROI = (Laba/ Investasi) X 100%                      
 (769.000 /9.781.000) X 100%            =   7.86%    
       
 Payback Period ( Investasi/Laba)                    
 PP  = (9.781.000 / 769.000)              =                              13 bulan     
 dan dalam 2 thn kedepan asset akan bertambah berupa mesin cuci dan pengering senilai 15 jutaan 
       

Melanjutkan tulisanku tentang Bisnis Plan Laundry Kiloan   dan menimbang banyaknya comment yang menanyakan modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini. Saya mencoba mengilustrasikan seperti  diatas, yang merupakan gambaran kemungkinan modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis laundry kiloan (jika ada masukan, dengan senang hati akan ditampung) tapi tentunya ilustrasi diatas bukanlah hal mutlak, bisa bervariasi tergantung pilihan dan kreatifitas Anda sebagai entrepreneur. Semoga tulisan sederhana ini bisa membantu dan memacu semangat teman-teman untuk memulai bisnis ini.. mengingat modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan cukup menjanjikan sebagai tambahan pemasukan.. Semoga sukses!!!

Blue Ocean Strategy


Ringkasan : Blue Ocean Strategy by W. Chan Kim & Renee Mauborgne

Ringkasan ini sangat baik dibaca untuk kamu Anda yang ingin melakukan perubahan terhadap bisnis yang menguntungkan bagi stakeholders, tapi kalau kamu Anda sudah puas dengan kondisi bisnis saat ini jangan baca ringkasan ini..

Saat ini banyak orang berlomba-lomba dengan sekuat tenaga, mengerahkan segala upaya, mengorbankan biaya demi memenangkan suatu persaingan bisnis. Padahal posisi persaingan sudah mencapai titik jenuh dan pengaruhnya terhadap laba perusahaan tidaklah signifikan..

Saya ingat sekali waktu kuliah tahun 2007 salah satu dosen favorit saya Bapak Wahid menjelaskan tentang Strategi Samudera Biru ini (Blue Ocean Strategy). Saya sangat tertarik & penasaran dengan materi ini bagaimana bisa dengan menjauhi persaingan maka kita akan mengungguli pesaing??

Penasaran… ??  ayo lanjutkan hehehe Continue reading

Pelajaran dari Kasus Merrill Lynch dan Lehman Brothers


Artikel ini ditulis oleh http://suryosumarto.com/ , kurang lebihnya aku sangat setuju dengan saran-saran dan kenyataan yang ada.

Walaupun apapun itu semua pasti ada resikonya, yang terpenting kita menjalaninya sesuai proporsi yang semestinya..

Saya sendiri cenderung untuk memilih dan punya impian sebagai Business Owner bukan sebagai Employee (walaupun saat ini saya masih berstatus Employee).. Sama-sama beresiko akan tetapi minimal dapat membantu membuka lapangan kerja, menambah pemasukan negara, juga punya kebebasan waktu , syukur-syukur kebebasan financial.

 

Ada baiknya artikel dibawah ini dibaca untuk menumbuhkan sikap siaga jika suatu saat kita mengalami masalah yang sama, dan terbuai pada “comfort  zone” saat ini.

 

 

Bangkrutnya Lehman Brothers dan akuisisi Merrill Lynch oleh Bank of  America  mengingatkan kita bahwa dengan kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini tidak ada satu pun pekerjaan yang bisa dianggap  sebagai “secured jobs”                                                                               

   

Sekitar awal tahun 2000 ada sebuah artikel di  majalah terbitan luar negeri yang menceritakan betapa kerasnya usaha ribuan orang lulusan  program MBA dari berbagai business school ternama di seluruh penjuru Amerika Serikat berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan di Wall Street, khususnya pekerjaan di investment bank terkemuka, seperti Merrill Lynch, Lehman Brothers, Goldman  Sachs atau Morgan Stanley. Continue reading

Tips Menyelenggarakan Seminar


Wednesday, May 07, 2008

 

 

Bagi institusi pendidikan seperti Universitas, Lembaga Pendidikan, Lembaga Kursus dll.  Seminar merupakan hal yang sangat sering terjadi, jadi ga ada salahnya khan kalau kita sedikit tau apa aja sih yang perlu diperhatikan untuk menyelenggarakan Seminar agar berhasil.

 

Hal penting yang perlu diperhatikan:

– Tema Seminar

– Materi

– Pembicara

– Panitia

– Target Peserta

– Fasilitas Peserta (Konsumsi, ATK, Sertifikat,  CD, Sponsor)

– Strategi Promosi

 

Tema Seminar

Misalkan tema seminar yang akan diangkat adalah ” Meningkatkan Potensi  UKM”  ubahlah nama tema ini sehingga bersifat persuasif  misalnya menjadi  ” Cara Jitu menjadi UKM Sukses” sehingga dapat menarik peserta untuk berpartisipasi.

 

Materi Seminar

Materi seminar yang ada harus mengena dan sesuai dengan tema serta judul materi yang sudah ditetapkan. Sehingga tidak ada peserta yang kecewa karena seminar yang terselenggara tidak sesuai dengan yang diharapkan.

 

Dalam hal ini perlu ada komunikasi yang baik antara penyelenggara dan pembicara seminar. Terkadang pembicara menyampaikan informasi yang menyimpang dari konteks dan menyiapkan materi yang tidak sesuai dengan kapasitas waktu yang diberikan. 

 

Pembicara & Moderator

Pembicara seminar merupakan faktor yang sangat penting karena merupakan ujung tombak keberhasilan seminar, penarik minat peserta,  penentu kualitas seminar juga dapat terlihat dari pembicaranya.

 

Pilihlah pembicara yang memiliki wawasan sesuai dengan tema yang diangkat, pembicara yang populer merupakan suatu keuntungan dan dapat meningkatkan nilai jual seminar.

 

Jika seminar berbentuk diskusi panel juga diperlukan Moderator untuk memimpin sesi diskusi.. Pilihlah moderator yang juga memiliki wawasan sesuai dengan tema seminar dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga sesi yang dibawakan menjadi lebih hidup.

 

Panitia

Panitia merupakan ujung tombak kedua setelah pembicara, karena panitia sangat memiliki andil dalam mencapai keberhasilan seminar. Panitia yang dapat bekerja sama, serta memiliki kemampuan dan spesialisasi di masing-masing tugas dalam penyelenggaraan seminar.

 

Panitia ini dibagi ke beberapa bagian:

1. Acara

Mengurusi jadwal acara, hubungan dengan pembicara, materi    pembicara,contact person, keuangan, tempat, hiburan.

 

Pendaftaran peserta sebaiknya diakui setelah peserta membayar biaya pendaftaran dan melakukan konfirmasi. Hal tersebut untuk menghindari pembatalan oleh peserta di hari H. Selain itu seksi acara harus mempertimbangkan penambahan jumlah peserta yang langsung datang di hari H.

 

Hiburan yang disiapkan dapat berbentuk kuis dengan hadiah menarik  atau ice breaking pada saat selang waktu menunggu sesi selanjutnya.

 

2. Marketing

Penentu strategi pemasaran, leaflet/ pamflet serta penyebarannya, spanduk, baliho, media visual, sponsorship.

 

3. Konsumsi & ATK

Konsumsi merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu peserta, sebisa mungkin sesuai dengan biaya yang dibayarkan.

ATK yang biasanya ada pada seminar antara lain  Tas seminar, alat tulis, block note, map dan materi, CD materi, kartu tanda peserta, sertifikat.

 

4. Dokumentasi

Pengambilan foto dan video, desain untuk penunjang seminar.

 

5. Panitia Pendukung

Mengerjakan hal-hal diluar pembagian tugas diatas yang umumnya disebut seksi sibuk hehehe

 

 

Target Peserta

Dalam menyelenggarakan seminar, sangat penting untuk mengidentifikasikan target peserta.

Dalam contoh kasus diatas peserta yang mungkin tertarik adalah pelaku UKM, Bank sebagai penyedia kredit, jurnalis, mahasiswa, calon-calon enterpreneur.

Melihat potensi pasar yang ada menggambarkan banyak segmen yang masuk dalam target peserta. Hal ini dapat membantu bagian Marketing dalam menyusun strategi, sehingga strategi pemasaran yang dibuat menjadi efektif

 

Fasilitas Peserta

Konsumsi, ATK yang disebutkan diatas, door prize (bisa berupa voucher mengikuti seminar selanjutnya, hadiah menarik, dll), CD dokumentasi acara.

 

Strategi Promosi

 

Strategi promosi dapat berbeda-beda tergantung dengan potensi peserta yang diidentifikasikan di awal tadi.

 

Untuk seminar ” Cara Jitu menjadi UKM Sukses”  mengingat potensi peserta sangat luas dan melingkupi berbagai segmen. Strategi marketing yang dapat diterapkan antara lain pemasangan pamflet di daerah2 strategis yang banyak dikunjungi orang, spanduk di daerah bisnis, iklan di majalah-majalah yang mewakili tema, media visual jika memungkinkan.

 

Dapat juga bersinergi dengan para stakeholder UKM untuk berperan sebagai sponsor, sehingga dapat menimbulkan siimbiosis mutualisme antara masing -masing pihak juga peserta seminar.

 

 

 

 

 

 

 

Manage your wealth in a right way…


   

Rabu malem kemarin sempet nonton acara Perfect Numbers di O channel  yang membahas tentang “bagaimana sebaiknya memanage penghasilan dengan baik”  menurut Wealth Management..

Bagi–bagi info aja biar ga kebablasan hehhehe

wealth-mngmnt.jpg

Perlu diperhatikan sebaiknya pengelolaan penghasilan kita bagi menjadi :
1. Investasi masa yad 30 – 35 %. Investasi jangka pendek bisa berupa emas atau deposito dengan nilai yang pasti. Jika ingin yang returnnya lebih fluktuatif bisa mencoba saham atau reksa dana. Bisa kita artikan investasi ini sebagai  tabungan dana pensiun
2. Simpan 10 – 15%nya untuk kebutuhan tak terduga contohnya jika sakit.
3. Pergunakanlah 50 – 60% untuk kebutuhan sehari-hari termasuk cicilan-cicilan rumah, mobil, credit card, asuransi dll. Jika ada uang yang tersisa masukkan ke tabungan investasi.

Anggaplah setiap bulan pengeluaran sehari-hari sama. Jika mendapat bonus dan insentif lain-lain masukkanlah ke tab investasi kita. Dengan harapan kita bisa terbebas dari masalah financial di hari tua nanti. 

Six Sigma


180px-six_sigma-2_svg.png

Definisi

Six Sigma merupakan suatu alat manajemen inovasi yang digunakan untuk untuk mengurangi penyimpangan produksi menjadi sesuai dengan target yang telah ditentukan.
Kita baru bisa menganggap 6 Sigma telah tercapai apabila penyimpangan yang ada sebesar 3,4 Ppm.
artinya dari 1 juta unit produksi, hanya 3-4 unit yang rusak (defect).

6 Sigma merupakan inovasi peningkatan kualitas terkini yang pertama ditemukan oleh Bill Smith pada Motorola di th 1986 (http://en.wikipedia.org/) Continue reading