SAP FI MODULE 2


   Setelah kita tau apa itu FI Module pada SAP pada postingan sebelumnya, selanjutnya perlu diketahui juga konfigurasi penting dalam SAP FI (Financial Accounting) Module. Seperti yang digambarkan sedikit dibawah ini.

Client, company and company code

Awal sebuah perusahaan memutuskan untuk menggunakan SAP FI (Financial Accounting) Module, terdapat beberapa konfigurasi yang harus dibuat. Mengidentifikasikan struktur organisasi perusahaan penting karena merupakan hal penting untuk mendukung kebutuhan pelaporan.

Struktur organisasi dibuat berdasarkan unit organisasi yang ada di Perusahaan antara lain:

  •  
    • Client
    • Company
    • Company Code
    • Business Area

Client  merupakan unit terpenting didalam SAP system yang berisikan table dan master records. Data yang dibuat pada level ini konsisten dan dapat digunakan untuk seluruh company code dan struktur organisasi. Otorisasi dan batasan akses dibuat dimasing-masing client untuk membatasi akses user. Dengan kata lain masing-masing user bekerja sesuai kapasitas dan batasan otorisasinya masing-masing pada SAP system.

Company (Kantor Pusat) merupakan unit dimana dihasilkannya laporan keuangan konsolidasi. Anak-anak perusahaannya disebut dengan istilah company code. Masing-masing anak perusahaan memiliki COA (Chart of Accounts) dan tahun fiscal yang sama. Perbedaan mata uang lokal di masing-masing Negara diperbolehkan.

Company Codes merupakan unit terkecil dalam struktur organisasi dan digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan secara internal maupun eksternal. Transaksi keuangan yang ada ditampilkan berdasarkan level company codenya. Company code dapat dibuat untuk bisnis apapun baik berskala nasional maupun internasional.

Hal yang perlu diperhatikan saat membuat company code:

  •  
    • Company Code Key yang mengidentifikasikan company code yang terdiri dari 4  alpha numeric karakter. Ex: K130. Master data dan transaksi bisnis dibuat berdasarkan key ini
  •  
    • Company Code Name menggambarkan nama dari organisasi bisnis dari struktur organisasi Ex. Bumi Resources
    • Address mengidentifikasikan alamat, kota, Negara, kode pos dari company code yang dibuat. Informasi ini juga digunakan untuk berkorespondensi dan pelaporan.
  •  
    • Country mengidentifikasi Negara dimana perusahan berdiri. Country code pada SAP mengacu pada Standar ISO.
    • Country currency mengidentifikasikan mata uang lokal dari company code yang dibuat. 
    • Language mengidentifikasikan bahasa yang digunakan untuk company code dan juga yang digunakan untuk text di dokumen. SAP menawarkan lebih dari 30 bahasa antara including EN( English) , ES (Spanish), FR (French), DE (German), EL (Greek), IT(Italian), AR( Arabic), ZH (Chinese) , SV (Swedish) , and JA (Japanese.

Business Area  ( BA) dapat digunakan dan tidak digunakan. BA merupakan divisi atau pusat pertanggung jawaban atas laba  dari sebuah perusahaan. Laporan keuangan per Bussines Area dapat digunakan untuk kebutuhan internal maupun eksternal.

Setelah mengetahui konfigurasi penting utama diatas, perlu juga kita memahami konfigurasi lain yang dibutuhkan dibawah ini

COA, GL, Fiscal year and Currencies

Konfigurasi ini merupakan persyaratan awal dalam membentuk pengaturan standar pada SAP antara lain:

  •  
    • Chart of Accounts(COA)
    • Fiscal Year Variants.
    • Currencies

 COA(Chart of Accounts) Daftar dari semua akun Buku Besar  (General Ledger) yang digunakan oleh perusahaan.  Konfigurasi COA dibuat untuk masing-masing Company Code.   

General Ledger (GL)  merupakan kumpulan akun yang terdiri dari data nomor akun, company code, deskripsi akun. Serta mengklasifikasikan apakah suatu akun merupakan akun dari Lap Rugi Laba (P & L Statement) atau akun Neraca (Balance Sheet).

Contoh COA:

balance-sheet.jpg pl.jpg

Fiscal Year  konfigurasi  tahun fiskal digunakan untuk mengatur periode pelaporan. Dapat sesuai dengan periode Kalender biasa (Jan-Des) atau periode tertentu yang telah dipilih ( Juli-Juni)

Currencies  merupakan konfigurasi dasar untuk mengatur proses pembayaran antar Negara. Direkomendasikan semua currency yang di setting mengikuti standar ISO agar dapat dimanfaatkan untuk bisnis dunia yang menggunakan SAP.   

One response to this post.

  1. untuk meng-konfigurasi PPH psl 21 di SAP
    caranya bagaimana Bu?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: